Monday, 8 November 2010

Keajaiban Nombor Dalam Al - Quran

Keajaiban Angka Dalam Al-Qur’an

Satu kajian daripada Dr Tariq Al Suwaidan dan terbitan bukunya “The Series Of The Scientific Miracles In Qur’an” memperlihatkan kepada kita satu jujukan nombor di dalam Al-Qur’an yang perlu kita ketahui. Jujukan ini bukanlah satu kebetulan bahkan mukjizat Allah kepada Rasul Nya Muhammad SAW.

Berikut adalah bilangan tentang perkara yang disebutkan di dalam Al-Qur’an :


Solat – 5 kali

Dunia - 115 Kali : Akhirat – 115 Kali

Malaikat – 88 Kali : Syaitan – 88 kali

Hidup – 145 Kali : Mati – 145 Kali

Faedah – 50 Kali : Kerugian – 50 Kali

Ummah – 50 Kali : Penyampai – 50 Kali

Bala/Musibah – 75 Kali : Bersyukur – 75 Kali :

Bersedekah – 73 Kali : Berpuashati – 73 Kali

Orang Sesat – 17 Kali : Orang Meninggal Dunia – 17 Kali

Muslimin – 41 Kali : Jihad – 41 Kali

Emas – 8 Kali : Kemurahan Hidup – 8 Kali

Keajaiban – 60 Kali : Fitnah – 60 Kali

Zakat – 32 Kali : Berkat – 32 Kali

Minda – 49 Kali : Nur – 49 kali

Lidah – 25 Kali : Sumpah – 25 Kali

Nafsu – 8 Kali : Ketakutan – 8 Kali

Kesusahan – 114 Kali : Kesabaran – 114 Kali

Muhammad – 4 kali : Syariat – 4 Kali

Lelaki – 24 Kali : Perempuan – 24 Kali

Bulan – 12 Kali : Hari – 365 Kali

Lautan – 32 Kali : Daratan – 13 Kali

Iblis (Penghulu Syaitan)-11 Kali : Mohon Berlindung Dari Iblis – 11 Kali

Bercakap di khalayak – 18 Kali : Berdakwah – 18 Kali

v LAUT & DARAT : 32 + 13 = 45

Justeru itu peratusan Laut : 32/45 X 100 = 71.1111111 Peratus

Peratusan Daratan : 13/45 X 100 = 28.8888889 peratus

JUMLAH DARATAN + LAUTAN = 100 %

Kajian sains pula oleh manusia telah membuktikan bahawa air meliputi 71.111 peratus daripada bumi manakala tanah meliputi 28.889 peratus. Begitulah kebesaran dan keagungan ciptaan Allah SWT.

10 Sahabat Nabi Dijanjikan Syurga

Sa’id bin Zaid (antara golongan 10) yang berkata, bahawa Rasulullah bersabda “10 orang di syurga iaitu 1-Abu Bakar di syurga, 2-Umar di syurga 3-Uthman di syurga, 4-Ali 5-azZubair di syurga 6-Talhah di syurga 7-Abdurrahman bin Auf di syurga 8-Abu Ubaidah di syurga 9-Saad bin Abi Waqas di syurga”, kemudian beliau (Said bin Zaid) diam dari menyebut yang kesepuluh, dan apabila ditanya dia memberitahu bahawa dia (Said bin Zaid termasuk didalam 10)- Riwayat atTirmizi.

Ambillah pengajaran dari akhlak sahabat-sahabat nabi yang telah dijanjikan syurga :

1. Abu Bakar Ash-Shiddiq
Abu Bakar Ash-Shiddiq Radhiyallahu’anhu (RA) adalah khalifah pertama, setelah Nabi wafat. Ia sahabat yang paling dekat dengan Rasulullah, kemanapun Nabi pergi, ia selalu menyertainya. Termasuk saat Rasul dalam perjalanan hijrah dari Mekkah ke Madinah, suatu perjalanan yang penuh dengan risiko.
Sejak remaja, Abu Bakar telah bersahabat dengan Nabi. Ia juga orang yang pertama memeluk Islam. Tidak sulit baginya untuk mempercayai ajaran islam, karena ia tahu betul keagungan ahklak Rasulullah. Demikian juga saat Nabi menyampaikan peristiwa Isra Mi’raj. Abu Bakarlah sahabat yang pertama kali membenarkan peristiwa tersebut. Oleh sebab itu, ia diberi gelar oleh Rasulullah yakni Ash-Shiddiq ( yang benar, jujur, dan membenarkan ). Abu Bakar wafat dalam usia 63 tahun ( 13 hijriah ). Ia dimakamkan di Madinah bersebelahan dengan makam Rasulullah.


2. ‘Umar bin Khattab
‘Umar bin Khattab RA adalah khalifah kedua. Ia termasuk sahabat yang sangat dikasihi oleh Nabi. Sebelum masuk Islam, ia dikenal sebagai sosok yang jago gulat dan gemar mabuk-mabukan. Seluruh penduduk Makkah merasa takut kepadanya.
‘Umar memeluk islam setelah mendengar surat Thoha yang dibacakan saudara perempuannya. Ia sangat keras dalam membela agama Allah. Ia menjadi salah satu benteng Islam yang mampu menyurutkan perlawanan kaum Quraisy terhadap diri Nabi dan sahabat. Saat ‘Umar diangkat menjadi khalifah, daerah kekuasaan Islam bertambah. Kerajaan Persia dan Romawi Timur dapat ditaklukan dalam kurun waktu satu tahun (636-637 M). Pemimpin yang sederhana dan peduli pada rakyatnya ini, wafat setelah dibunuh Abu Lukluk saat hendak memimpin shalat (23 H/644 M). Ia dimakamkan berdekatan dengan Abu Bakar dan Rasulullah.

3. ‘Ustman bin Affan
‘Ustman bin Affan RA adalah khalifah Islam ketiga. Pada saat kepemimpinannya, ia berhasil mengumpulkan wahyu, dan menyusunnya dalam bentuk mushaf Al-Qur’an.
‘Ustman bin Affan masuk islam lewat ajakan Abu Bakar. Ia mendapat gelar Dzun Nur ‘Ain ( pemilik dua cahaya ), karena menikahi dua putri Nabi, Ruqqayah dan Ummu Kultsum. ‘Ustman dikenal sebagai saudagar kaya dan dermawan. Ia selalu menafkahkan hartanya di jalan Allah. Saat berkecamuk perang Tabuk, ‘Ustman menyumbang lebih dari 940 unta, kemudian membawa 60 kuda untuk menggenapinya menjadi 1000. ‘Ustman wafat pada tahun 35H atau 655M.

4. ‘Ali bin Abi Thalib
‘Ali bin Abi Thalib RA dilahirkan di Makkah tahun 598 Masehi. Ali adalah orang yang pertama masuk Islam dari golongan anak-anak.
Ali terkenal orang yang sangat berani, ahli siasat perang, dan cerdas. Pada saat peristiwa hijrah, ‘Ali tidur diatas tempat tidur Nabi. Sehingga, para tentara Quraisy yang mengepung rumah Nabi, mengira Nabi masih berada di dalam rumah.
‘Ali wafat pada tahun 40 Hijriyah, setelah ditikam oleh Abdurrahman bin Muljam dengan pedang yang beracun setelah shalat shubuh. Ia meninggal dalam usia 63 tahun dan menjabat selama 4 tahun 9 bulan. Beliau di makamkan di Kufah, Irak.

5. Thalhah bin Abdullah
Thalhah bin Abdullah dikenal sebagai salah satu konsultan Rasulullah. Ia berasal dari suku Quraisy.
Saat berkecamuk perang Uhud, Thalhah ikut serta. Di arena tersebut ia menderita luka parah. Dia menjadikan dirinya sebuah perisai bagi Rasulullah dan mengalihkan panah yang akan menancapkan diri Nabi dengan tangannya. Sehingga semua jari-jarinya putus. Thalhah wafat pada 36 H atau 656 M. Ia syahid saat mengikuti perang Jamal.

6. Zubeir bin Awwam
Zubeir bin Awwam termasuk golongan yang pertama masuk Islam (as-sabiqun al-awwalun). Usianya saat itu baru berumur 15 tahun.
Pembelaannya terhadap islam begitu nyata. Zubeir tidak pernah absen dalam berbagai pertempuran bersama kaum muslimin. Ia selalu berada di garda depan saat jihad di kumandangkan. Sekujur tubuhnya terdapat luka dari hasil peperangan.
Ia sangat dicintai Rasulullah. Saat terjadi perseteruan di antara kaum muslimin, Zubeir tidak sedikitpun memihak yang berseteru. Ia malah berusaha menyatukannya.
Zubeir ditikam ketika sedang menghadap Allah, ia wafat pada tahun 36H atau 656M.

7. Sa’ad bin Abi Waqqas

Sa’ad bin Abi Waqqas memeluk Islam saat berusia 17 tahun. Ia sangat mahir menunggang kuda dan memanah. Jika ia memanah musuh dalam sebuah peperangan pastilah tepat sasarannya. Hampir seluruh peperangan ia ikuti.Saat awal memeluk Islam, ibunya mengancam untuk mogok makan dan minum. Dengan harapan, Sa’ad kembali ke ajaran nenek moyang. Namun, hampir sang ibu menemui ajalnya, ancaman itu tetap tidak dihiraukan oleh Sa’ad. Ia tidak menjual keyakinannya dengan apapun, sekalipun dengan nyawa ibunya.Saat periode khalifah Umar bin Khatab, Sa’ad diangkat sebagai gubernur mileter di Iraq yang bertugas mengatur pemerintahan dan sebagai panglima tentara.Sa’ad wafat pada usia 70 tahun (55H atau 676M). Ia di makamkan di tanah Baqi’


8. Sa’id bin Zaid
Sa’id adalah di antara sahabat yang beruntung. Dia masuk islam bersama-sama istrinya, Fathimah binti al-Khattab, adik perempuan ‘Umar bin Khattab. Sa’id membaktikan segenap daya dan tenaganya untuk berkhidmak kepada islam. Ketika memeluk islam usianya belum genap 20 tahun.
Sa’id turun berperang bersama Rasulullah dalam setiap peperangan. Ia juga turut bersama kaum muslimin mencabut singasana Kisra Persia. Sa’id pernah diperintahkan Rasulullah memata-matai aktivitas musuh.
Ia wafat dalam usia 70 tahun (51H atau 671M) dan di makamkan di Baqi’ Madinah.

9. ‘Abdurrahman bin ‘Auf
‘Abdurrahman bin ‘Auf termasuk tujuh orang yang pertama masuk Islam. Ia termasuk diantara sahabat Nabi yang mempunyai harta melimpah yang didapatkan dengan perniagaan.
Kesuksesannya tidak membuat ia lupa diri, ia selalu menafkahkan hartanya dijalan Allah. Bahkan saat ia diberitakan Rasulullah bahwa dirinya dijamin masuk surga, semangat sedekahnya makin membara. Tak kurang dari 40.000 dirham perak, 40.000 dirham emas, 500 kuda perang, dan 1.500 ekor unta ia sumbangkan untuk perjuangan Islam.Abdurrahman sempat berhijrah ke Habsyah sebanyak 2 kali. Ia wafat pada umur 72 tahun(32H atau 652M) di Baqi’

10. Abu ‘Ubaidah bin Jarrah
Rasulullah pernah memberikan pernyataan tentang Abu ‘Ubaidah. “Sesungguhnya setiap umat mempunyai orang kepercayaan, dan sesungguhnya kepercayaan umat ini adalah Abu ‘Ubaidah,” begitu kata Rasulullah. Abu ‘Ubaidah orang yang amanah dan jujur dalam berperilaku.
Abu Ubaidah masuk Islam melalui perantara Abu Bakar Ash-Shiddik pada awal kerasulan nabi Muhammad SAW. Ia beberapa kali dipercaya Rasul memimpin peperangan. Ia wafat pada tahun 18H atau 639M.


Saturday, 6 November 2010

Duduk Diantara Dua Sujud

"BESARNYA makna DOA YANG KITA LUPAKAN semasa duduk antara dua sujud"


Dalam tidak sedar..

Setiap hari kita memohon didalam solat kita..tetapi sayangnya, kita hanya memohon tanpa memahami.. sekadar tersebut dibibir, tetapi tidak tersentuh dari hati kita selama ini..

Marilah kita mula menghayati ketika kita duduk di antara dua sujud semasa solat. Dengan rendah hati nyatakanlah permohonan ampun kepada Allah.


Rabbighfirli (Tuhanku, ampuni aku)

Warhamni (sayangi aku)

Wajburnii (tutuplah aib-aibku)

Warfa’nii (angkatlah darjatku)

Warzuqnii (berilah aku rezeki)

Wahdinii (berilah aku petunjuk)

Wa’Aafinii (sihatkan aku)

Wa’fuannii (maafkan aku)

Kelebihan dan Fadhilat Membaca Surah Ini

1. SURAH AL-FATIHAH

Amalkan membaca Surah Al-Fatihah semasa hendak tidur diikuti dengan membaca Surah Al-Ikhlas 3 kali, Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas. Insya’Allah akan aman tenteram dan terjauh daripada gangguan syaitan. Dianjurkan juga membaca surah ini sebanyak 44 kali untuk mengubati sakit mata, perut, gigi dan lain-lainnya dengan izin Allah s.w.t. Untuk mencegah kemarahan Allah, bacalah surah ini sebanyak 17 kali sehari iaitu dengan mengerjakan solat 5 waktu.


2. SURAH YAASIN

Telah bersabda Rasulullah s.a.w., sesungguhnya bagi setiap sesuatu itu ada hati, dan hati Al-Qur’an ialah Surah Yaasin iaitu jantung Al-Qur’an. Sesiapa yang membaca Surah Yaasin, nescaya dituliskan oleh Allah pahala menyamai sepuluh kali membaca Al-Qur’an seluruhnya. (Hadis riwayat At-Tarmizi dari Anas r.a.) Rasulullah s.a.w. juga bersabda : Surah Yaasin dinamakan di dalam kitab Taurat dengan sebutan “At-Mu’ammah” (yang umum), yang mengumumkan pembacanya dengan kebaikan dunia dan akhirat, menanggung segala bala baik dari kesusahan di dunia mahu pun akhirat. Pembaca juga akan dilindungi dari setiap keburukan dan kejahatan serta segala hajat dan kemahuan akan Allah kabulkan. Jika dibaca dalam satu malam semata-mata mengharapkan keredaan Allah, nescaya Allah akan mengampunkan dosanya. (Hadis riwayat Malik, Ibnu-Sunni dan Ibnu Hibban). Surah Yaasin ni juga jika diamalkan, akan terselamatlah kita dari kehausan di hari KIAMAT.

3. SURAH AD - DUKHAN

Daripada abi Hurairah r.a. berkata :nabi saw telah bersabda:
“Sesiapa yang membaca surah Ad-dukhan pada waktu malam, maka esoknya 70,000 malaikat akan meminta ampun baginya”.

4. SURAH AL-WAQI’AH

Menurut beberapa hadis Rasulullah s.a.w., mereka yang mengamalkan membaca Surah Al-Waqi’ah pada tiap-tiap malam, insya’Allah tidak akan merasai kepapaan. Mereka yang membacanya sebagai wirid, insya’Allah akan beroleh kesenangan selama-lamanya. Mereka yang membacanya sebanyak 14 kali setiap lepas solat As ar, insya’Allah akan dikurniakan dengan rezeki yang banyak. Selepas solat Isyak, ambillah segelas air lalu bacalah Surah Al-Fatihah sekali, Ayatul Qursi sekali dan Surah Al-Waqi’ah ayat 35-38 sebanyak 7 kali. Tiup dalam air dan minum. Dalam hati, niat untuk menjaga kecantikan diri dan kebahagiaan rumahtangga kita. Makna Surah Al-Waqi’ah Ayat 35-38 ialah : “Sesungguhnya, Kami telah menciptakan isteri-isteri mereka dengan ciptaan istimewa. Serta Kami jadikan mereka sentiasa dara (yang tidak pernah disentuh), yang tetap mencintai jodohnya serta yang sebaya dengan umurnya.

5. SURAH AL-KHAUTHAR

Sesiapa yang mengamalkan membaca surah ini sebanyak 1,000 kali, maka Allah s.w.t. akan menghasilkan hajatnya termasuk rezeki dan kenaikan pangkat. Sesiapa yang membaca 1,000 kali juga selepas solat Isyak hingga dia tertidur, insya’Allah dia dapat melihat Rasulullah s.a.w. dalam tidurnya.

6. SURAH AL-KHAAFIRUUN

Sesiapa yang membaca Surah Al-Khaafiruun, maka bandingannya seperti membaca seperempat Al-Qur’an, disamping terlepas dari syirik, terjauh dari godaan syaitan dan terlepas dari peristiwa yang mengejutkan (Riwayat At-Tarmizi). Sebelum tidur, bacalah surah ini agar kita mati dalam iman serta membersihkan kotoran dalam diri kita.

7. SURAH AL-MULK

Sebuah lagi Surah dari Al-Qur’an iaitu Surah Al-Mulk mempunyai fadilat dan faedah yang amat besar bagi sesiapa yang mengamalkan membacanya. Menurut beberapa hadis Rasulullah s.a.w., mereka yang mengamalkan membaca akan surah ini, akan mendapat syafaat dan keampunan dosa-dosanya. Mereka yang membacanya pada setiap malam, insya’Allah, akan terselamat dari azab kubur.

8 . SURAH AS-SAJDAH

Dan diriwayatkan imam Ahmad daripada jabir berkata:”Adalah Nabi SAW tidak tidur hingga dibaca surah As- Sajdah dan Al-Mulk”
Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud:
“Sesiapa membaca Surah As-Sajdah, pahalanya seperti orang yang solat menepati malam al-Qadar dan dikuatkan keIslamannya, tauhidnya serta mendapat ilmu yang benar
.

9. SURAH AL-HASYR

Nabi saw bersabda:
“Barangsiapa yang membaca 3 ayat terakhir surah al-Hasyr maka Allah swt mewakilkan 70 malaikat berselawat atasnya hingga petang. Begitu juga waktu petang dan jika dia meninggal pada hari itu, ia dikira mati syahid”

10. SURAH AL-IKHLAS

Rasulullah s.a.w. pernah bersabda kepada isteri kesayangan baginda, Siti Aisyah, antara mafhumnya : “Wahai Aisyah isteri ku, sebelum kamu tidur, khatamlah dulu Al-Qur’an.” Siti Aisyah lalu berkata, “Wahai suami ku, saya tidak mampu khatam Al-Qur’an sebanyak 30 juzuk itu.” Apabila mendengar kata-kata Siti Aisyah tersebut, Rasulullah s.a.w. sambil tersenyum lalu menjawab, “Barangsiapa yang membaca 3 kali sebelum tidur, seolah-olah ia telah khatam Al-Qur’an keseluruhannya. ” Dari Rasulullah s.a.w.. pernah bersabda kepada Saidina Ali r.a., “Sesiapa hendak pergi musafir, kemudian ketika dia hendak meninggalkan rumahnya, ia membaca surah Al-Ikhlas 11 kali, maka Allah memelihara rumahnya sampai ia kembali. Ibnu Said Al-Khanafi menerangkan : “Surah ini dinamakan Surah Al-Ikhlas, ertinya bersih atau lepas. Maka barang siapa yang membacanya dan mengamalkannya dengan hati yang ikhlas, maka ia akan dilepaskan kesusahan duniawi, dimudahkan di dalam gelombang sakratulmaut, dihindarkan dari kegelapan kubur dan kengerian hari kiamat.”

11. SURAH AL-FALAQ

Siti Aisyah menerangkan : “Bahawa Rasulullah s.a.w. pada setiap malam apabila hendak tidur, Baginda membaca Surah Al-Ikhlas, Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas lalu ditiupkan pada kedua telapak tangan, kemudian disapukan keseluruh tubuh dan kepala. Barang siapa terkena penyakit kerana perbuatan syaitan atau manusia, hendaklah membaca Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas sebanyak 41 kali selama 3 hari, 5 hari atau 7 hari berturut-turut. Barang siapa yang takut akan godaan syaitan dan manusia, takut dalam kegelapan malam atau takut dengan kejahatan manusia, bacalah Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas sebanyak 100 kali.

12. SURAH AN-NAS

Surah An-Nas adalah surah yang terakhir (ke-114) dalam Al-Qur’an. Nama An-Nas diambil dari kata An-Nas yang berulang kali disebut dalam surah ini yang bermaksud manusia. Surah ini termasuk dalam golongan surah makkiyah. Isi surah ini adalah bagi menganjurkan manusia memohon perlindungan kepada Allah dari godaan syaitan baik yang berasal dari golongan manusia mahu pun jin. Surah An-Nas ini juga adalah penerang hati.

Doa Pelindung Diri



بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِيْ الأَرْضِ وَلاَ فِيْ السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Maksudnya : Dengan Nama Allah yang dengan namaNya tidak akan memberi mudharat apa pun yang ada di bumi dan di langit dan Dialah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (Riwayat Tirmidzi & Abu Daud)
Dalam Sunan at-Tirmidzi dikatakan: "Sesiapa yang pada waktu pagi dan petang membaca doa ini sebanyak tiga kali, maka ia tidak akan ditimpa keburukan pada hari itu.



أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ الله التَّامَّات مِنْ شَرِّ مَا خَلَق

Maksudnya : Aku berlindung dengan kalimah-kalimah Allah yang sempurna daripada keburukan makhluk. (Riwayat Muslim)
Perawi hadis ini berkata: Aku mendengar Rasullah s.a.w bersabda: "Sesiapa yang membaca doa ini sebanyak tiga kali pada satu malam, maka ia tidak akan ditimpa keburukan pada malam itu." Pada satu malam, perawi hadis ini disengat kala jengking. Kemudian orang bertanya kepadanya:"Mana hadis yang kamu riwayatkan dahulu kepada kami, sedang kamu sekarang (ditimpa keburukan yang serupa) disengat kalajengking? " Ia menjawab:"Demi Zat yang tidak ada Tuhan selain Allah, aku lupa membacakan doa itu pada malam ini"
Doa dibaca selepas solat subuh dan asar sebanyak 3 kali.

Tokku Paloh (1817M - 1918M)

Nama penuh Tok Ku Paloh ialah Engku Sayyid Abdul Rahman bin Sayyid Muhammad bin Sayyid Zainal Abidin al-Aidrus. Saiyid Abdur Rahman al-Aidrus juga mempunyai beberapa nama gelaran, yang paling popular ialah Tok Ku Paloh. Gelaran lain ialah Engku Sayyid Paloh, Engku Cik, Tuan Cik dan Syaikh al-Islam Terengganu. Tok Ku Paloj juga pernah menjadi Ahli Mesyuarat Kerajaan sekali gus merupakan penasihat sultan pada zaman Sultan Zainal Abidin III.


Ayahanda Tok Ku Paloh pula adalah Sayyid Muhammad bin Zainal Abidin Hussain bin Mustafa al-Aidarus yang juga lebih dikenali sebagai Tok Ku Tuan Besar Syaikh al-Ulama Paduka Indera pada zaman pemerintahan Baginda Omar. Tok Ku Paloh merupakan anak kedua daripada perkahwinan Tok Ku Tuan Besar dengan isteri pertamanya iaitu Hajjah Aminah. Tok Ku Paloh mempunyai beberapa orang adik-beradik. Ada yang seibu sebapa dan ada juga yang berlainan ibu. Adik-beradik kandung Tok Ku Paloh ialah Sayyid Zain al-Aidrus yang digelar dengan Engku Sayyid Seri Perdana, Sayyid Ahmad al-Aidrus digelar Tuan Ngah Seberang Baroh, Sayyid Mustafa al-Aidrus yang digelar Tuan Dalam dan Sayyid Hassan yang dikenali Tuan Senik Parit. Adik-beradiknya selain yang disebut itu ialah Sayyid Abu Bakar atau digelar dengan nama Tuan Embong Solok atau Tuan Kecik, Sayyid Abdul Kadir yang dikenali sebagai Engku Sayyid Syaikh Aishadat dan Sayyid Hussain juga digelar Tuan Muda Wakaf. Manakala adik beradik perempuannya pula terdiri daripada Tuan Nik, Tuan Hitam, Tuan Senik, Tuan Puteh, Tuan Mariam, Tuan Saripah dan Tuan Wook. [1]


Tok Ku Paloh dilahirkan kira-kira pada tahun 1236H/1817M di Cabang Tiga iaitu berhampiran dengan kawasan Masjid Tok Ku di Cabang Tiga. Beliau hidup dalam zaman pemerintahan lapan orang Sultan silih berganti dan beliau juga mempunyai pengaruh yang kuat semasa zaman pemerintahan Sultan Zainal Abidin III. Oleh kerana Sayyid Abdur Rahman al-Aidrus atau Tok Ku Paloh berasal daripada keturunan ‘Sayyid’, maka sudah menjadi satu tradisi keturunan itu lebih mengutamakan usaha mempelajari ilmu-ilmu daripada orang yang terdekat dengan mereka. Ayah beliau, Sayyid Muhammad al-Aidrus atau Tok Ku Tuan Besar, pula merupakan seorang ulama besar yang mempunyai kedudukan tertinggi dalam urusan hal ehwal Islam di negeri Terengganu. [2]


Sehubungan itu, Sayyid Abdur Rahman al-Aidrus telah belajar pelbagai bidang ilmu daripada orang tuanya sendiri. Hampir semua orang yang menjadi ulama di Terengganu pada zaman itu memperoleh ilmu melalui jalur daripada ulama-ulama yang berasal dari Patani. Sayyid Abdur Rahman al-Aidrus, selain belajar daripada ayahnya, juga berguru dengan Syeikh Wan Abdullah bin Muhammad Amin al-Fathani atau Tok Syeikh Duyung. Manakala Tok Ku Tuan Besar dan Tok Syeikh Duyung bersahabat baik dan sama-sama belajar daripada Syeikh Abdul Qadir bin Abdur Rahim al-Fathani di Bukit Bayas, Terengganu semasa zaman remaja mereka. [3]


Tok Syaikh Duyong amat menyayangi Tok Ku paloh kerana anak muridnya itu amat taat, alim, warak dan mempunyai ciri-ciri ketokohan dalam bidang keagamaan dan memiliki karamah. Selepas itu, Tok Ku Paloh melanjutkan pelajarannya di Makkah. Di sana beliau bersahabat dengan Syaikh Muhammad Zain bin Mustafa al-Fathani, Syeikh Abdul Qadir bin Abdul Rahman al-Fathani, Syeikh Nawawi al-Bantani, Syeikh Nik Mat Kecik al-Fathani yang juga merupakan anak kelahiran Sungai Duyung Kecil, Terengganu dan ramai lagi. Antara orang yang menjadi guru mereka di Makkah ialah Sayyid Ahmad bin Zaini Dahlan dan Syaikh Muhammad bin Sulaiman Hasbullah al-Makki. [4]


Tok Ku Paloh sangat arif tentang ilmu tasawuf dan tarekat. Dalam hal ini, beliau telah mengarang kitab dan risalah mengenai persoalan kerohanian. Setelah berada di Makkah selama 10 tahun, Tok Ku Paloh pulang sebagai seorang tokoh ulama besar, seorang yang amat warak dan juga terkenal sebagai pemimpin kerohanian yang mengembangkan tarekat Naqsyabandiyyah. [5]


Setelah pulang dari Makkah, Tok Ku Paloh telah memulakan pengajarannya di masjid peninggalan ayahnya di Kampung Cabang Tiga, Kuala Terengganu. Ini merupakan langkah awal beliau untuk berkhidmat kepada masyarakat sebelum melangkah kepada kegiatan yang lebih mencabar, bukan sahaja dalam bidang pentadbiran dan pemerintahan, malah berjihad menentang kemungkaran dan penjajahan British. [6]


Selepas itu, Tok Ku Paloh telah berpindah ke Kampung Paloh dan terus memusatkan aktivitinya di sana sehingga Kampung Paloh didatangi orang daripada pelbagai jurusan, bukan saja dari sekitar Kuala Terengganu, tetapi juga dari Kelantan, Pahang dan Patani. [7]


Di Paloh, beliau telah meluaskan lagi pengajarannya dan mula dikenali sebagai Tok Ku Paloh setelah dikurniakan kawasan Paloh oleh Sultan Zainal Abidin III. [8]


Tok Ku Paloh mengajar ilmu agamanya di sebuah surau berhampiran rumahnya yang akhirnya dikenali sebagai “Surau Tok Ku”. Semenjak itu, Kampung Paloh menjadi tumpuan ramai dan kebanyakan murid-muridnya terdiri daripada penduduk kampong di sekitarnya, malah ia menjadi masyhur ke seluruh Nusantara. Di antara anak murid Tok Ku Paloh ialah Sultan Zainal Abidin III, Haji Abdur Rahman Limbung, Tuan Haji Muhammad Shafei Losong, Sayyid Saggaf bin Sayyid Abdul Rahman (Engku Kelana), Haji Dollah Langkawi, Haji Muhammad Syam Pahang, Sayyid Abu Bakar (Tuan Embong) dan Sayyid Akil (Tuan Pengeran Engku Seri Bijaya Sura).[9]


Tok Ku Paloh ialah seorang ulama yang mempunyai darah kepahlawanan yang tulen dan beliau tidak takut menanggung risiko tinggi dalam perjuangan demi mempertahankan Islam dan bangsa Melayu. Beliau melindungi pejuang-pejuang Islam dan Melayu yang bermusuh dengan penjajah Inggeris pada zaman itu. Semangat jihadnya sungguh indah, menarik dan ada hembusan segar seperti yang diriwayatkan oleh Muhammad Abu Bakar:“Dalam Perang Pahang, penentang-penentang British yang dipimpin oleh Datuk Bahaman, Tok Gajah dan Mat Kilau hampir-hampir menyerah diri setelah mengalami tekanan daripada kerajaan. Pada Mei 1894, mereka menghubungi Tok Ku Paloh, dan mendapat simpati daripada ulama tersebut. Ini bukan sahaja memberi nafas baru kepada perjuangan mereka, tetapi mereka juga diberi perlindungan di Paloh serta diajar ilmu untuk menentang musuh mereka di Pahang. Hugh Clifford dalam pemerhatiannya mengatakan Tok Ku Paloh telah menyeru pahlawan-pahlawan itu melancarkan perang jihad. Hasil semangat baru yang diperoleh daripada Tok Ku Paloh, serta penambahan kekuatan, pasukan pahlawan menjadi lebih besar dan tersusun.” [10]


Tok Ku Paloh sangat berpengaruh terhadap murid dan saudara ipar beliau iaitu Sultan Zainal Abidin III. Beberapa pandangan dan nasihat Tok Ku Paloh kepada Sultan Zainal Abidin III tentang pentadbiran kerajaan banyak persamaan dengan surat-surat dan puisi Syeikh Ahmad al-Fathani kepada SultanTerengganu itu. Semasa Tok Ku Paloh dan Sultan Zainal Abidin III masih hidup, Inggeris tidak berhasil mencampuri pentadbiran negeri Terengganu. [11]


Tok Ku Paloh wafat pada bulan 1 hb Zulhijjah 1336 H/ 7 hb September 1918 M dan dimakamkan di tanah perkuburan “Makam Tok Ku Paloh” yang terletak berhampiran dengan rumahnya dan suraunya.[12]


Pemergian beliau bukan sahaja dirasai oleh penduduk Kampung Paloh, malah turut dikongsi oleh seluruh penduduk negeri Terengganu. Ketokohan beliau amat sukar dicari ganti dan belum juga ditemui setakat ini iaitu setelah hampir satu abad pemergiannya. Sesudah itu, tepat pada 24 Mei 1919 M barulah Inggeris dapat mencampuri kerajaan Terengganu.


Sebagai ulama yang aktif, Tok Ku Paloh tidak ketinggalan menghasilkan beberapa buah kitab. Di antaranya, kitab Dhiya’ ‘Uqud ad-Durratain dan kitab yang diberi judul Ma’arij al-Lahfan yang bermaksud tangga orang yang sangat dahaga untuk naik kepada hakikat-hakikat pengenalan. Ia merupakan sebuah kitab yang mengandungi intisari ilmu tasawuf dan tarekat.[13]


Begitulah perjuangan Tok Ku Paloh yang begitu gigih menegakkan kalimah Allah di bumi Terengganu Darul Iman dalam pelbagai bidang kehidupan ummah sebagai seorang ulama, pentadbir, penasihat dan juga seorang pejuang yang berani untuk agama, bangsa dan negara.




[1] Rosli Mahmud et. al (1999), Ke Arah Mengimarah Masjid sebagai Pusat Kegiatan Penduduk. Kuala Lumpur: Universiti Teknologi Malaysia. H. 25-26.

[2] Mohd Nor bin Jusoh (2006), Pengajaran Tafsir Al-Quran di Masjid: Kajian Di Daerah Kuala Terengganu (Tesis M.A. yang dikemukakan untuk memperolehi Ijazah Sarjana di Jabatan Al-Quran dan al-Hadith, Bahagian Pengajian Usuluddin, Akademi Pengajian Islam, Universiti Malaya pada tahun 2006).h. 65.

[3] Muhammad Abu Bakar (1991), Ulama Terengganu: Satu Sorotan. Utusan Publications & Distributors. h. 180.

[4] Wan Mohd Shaghir Wan Abdullah (2006), “Tok Ku Paloh Al-Aidarus Pejuang Islam dan Bangsa Melayu” dalam Bicara Agama, Utusan Malaysia, 18 September 2006, h. 18.

[5] Mohd Nor bin Jusoh (2006), op. cit., h. 68.

[6] Ibid.

[7] Muhammad Abu Bakar (1991), op. cit., h. 181.

[8] Mohd Nor bin Jusoh (2006), op. cit., h. 68.

[9] Ibid., h. 70-71.

[10] Muhammad Abu Bakar (1991), op. cit., h. 184.

[11] Wan Mohd Saghir Abdullah (2006),op. cit., h. 18.

[12] Mohd Nor bin Jusoh (2006), op. cit. h. 68.

[13] Muhammad Abu Bakar (1991), op. cit., h. 181.


Sunday, 14 March 2010

learn how to speak terengganu language

sapok jauh …..teramatlah jauhnye

panah sang (panah kettik)………panas yg teramat sgt

comel lote………comel yg amat

ija naung……….hijau kehijauan

sejuk ketto……..sejuk yg sgt2

itang lettung (itang leggang)……tersangat laa hitamnya

punoh jahnang……rosak

pughah hangik……hampeh gile

gugha bewok……..gurauan yg menyebabkan pergaduhan

air geh tujuh yu pi - cak katung jogek-jogek…air 7UP (kuale beghang/kuala berang)

taik ayang muna….tahi ayam yg masih hangat

kona/lepe………corner lipat/baring

kelecak………..terpelanting

nakuk paik…….penakut yg amat

tinggi lonjong….tinggi sgt tinggi

nyayuk……sama mcm diatas

masing pekkok…..teramat masin!

sekak netting…..singkat sgt (kain)

nipih nayyang…..sgt nipis

maknga…………cuai

babei………….degil (taktau nak eja camane)

jabir/supek/plastik ghok-ghak………plastic bag je padahal

koghok…………tengkorak

kehek………….muntahkan semula

puahsang……….boring (kepuasan)

meppeh…………tak larat

kepeh blepeng…..kempis sgt(sampai mcm lempeng?)

lapo perok……..lapar (bahse ganu yg sering berangkai, sebut lapo misti ade perut)

ngatuk mate…….ngantuk (samela tak ble pisah ni.. kene bitahu eheh)

rokok cap unta nabai.. rokok camel koleberang’s)

bodo do’oh lalu……..bodoh sangat

koghok keghing ngoh….tengkorak yg sudah kering (mcm mengata/mengumpat)

kelecak baghak……terpelanting

kerek tlage……konkrit mengepung telaga

tadok aghoh……..habis ikhtiar penuh

poppok/rumbu…….penuh sampai melimpah

khapoh………..berselerak, kerak (goreng posing etc)

penuh nembok……penuh sampai melimpah

gemok debbok……gemuk sgt

kuruh kering…..sgt kurus

botok licing…….botak licin (rambut)

beso jereguk…..besar

kecok………….jln terhincut2

gege…………..bising

suke glekek…….ketawe menggelekek

ketor geggor……terketar2 smp bergegar..hehe

manih leting……sgt manis

dulli mung……..tak ambik peduli

musing ketang caghi…..cari merata2

letihsang………sgt letih

bapok gong……..sgt besar

gong…………..sombong srupe

tule/supatula…….serupe je

beghak nanang……sgt berat

ringang lepung…..sgt ringan

ketik nnyamuk……digigit nyamuk

makang kkucing…..dimakan kucing

kattok wong……..katak (siap ade bunyi tuu)

dok tahu starang…..tak tahu pun

busuk kohong….busuk giler

agah…org yg sombong

soheh dok munggg??… ko ni biar betul!!

sewang……lbh kurang serabut jgk

membo nga bang……dok tahu nk explain

ape ke jadah …… apa hal

apah nyor…… hampas kelapa

anguh letong…… sangat hangus

bata golek ….. boaster/bantal

pelok bronok ….. sejenis kuih yg diperbuat drpd sagu

bepang ……. sejenis kuih yg diperbuat drpd beras pulut

boloq woq …… serabut

bahang ……. pukul

Bluahh ……comot

culah …… malas

cekiik……. cubit

dokdang ……. tak sempat

glising ……merekah

iseng ……. gila

ikang aye …… ikan tongkol

ikang kerah ekor …… ikan cencaru

khelloq ……. malu kot!

tunggu stor ……. tunggu sekejap

Kupik ………kedekut

Kembit ……mengada-ngada

gembik…..lebeh kurang bwh ah nk berdua2an je

ngerek…… selalu bwk awek kot?

Lembek ….. tilam

Lambur ……. beranda/balkoni

meroh merang ……..merah sangat

memang dok arr ……. memang tak ar!

musing ligat ……… berpusing2

musing ketang ……… berpusing2

ngoyang ……. meroyan

nyekik ……… menyampah

nyakit nyamang …….. tidak bersangkutpaut

nyeh-nyeh …….. mengada-ngada

nisang …….gula melaka

skekk ….. sedikit

se`jek …… masjid

sekut merri ……biskut merrie

se’eh …… kenyang sangat

sorok……. drawer

tawor hebbe ……. tawar gile

tawor lembo….tawar(air)

tohok……buang

senyak tupih( senyap tuppah )…..senyap sunyi

tinggi sayuk….sgt2 tinggi

beso jallo…..sudah besar(org)

kecik tuek…..kecil sgt2

pucak kesi…….pucat putih

bising bango…..bising sgt

uduh sepang…..hodoh

uduh sepang ko’ong…….hodoh sgt2

tupul glebek…..tumpul(mcm pisau le)

patoh riok….patah(tangan)

pendek kettok…..pendek

ah gelak kattok……gelap gelita

kuning siyor……kuning buruk

leppok…..buruk giler

toho leppeh…..air yg cetek

tubek gembong ……. buasir

Wohulu ….. bahulu

tubek …….keluar

panah kettek…….. panas yang teramat

tohor leppeh….air yg cetek

paik nepang…..pahit yg amat2

kuba balo….kerbau yg ada wana perang2

beng ikang……… van @lori yg bawa ikan busuk

kohong….busuk teramat

nebeng ngoh……ter

pekat likat…..pekat

ah nganjing…..meng anjing-anjingkan??? mempermainkan

sepeng - contohnya, rambut yang di potong tak sekata.

dok boleh.....tidak boleh keluar

kalng...maksudnya pensel